" Hati yang Suci Terpancar di Wajah yang Murni Berkat Keimanan dan Ketakwaan "

Kadang kita tidak pernah merasa, ketika “Dia” berangsur-angsur meninggalkan kita, dan menyisakan banyak kenangan. Kenangan indah hingga kenangan akan segala kekurangan kita. Yang kita tahu “Dia” takkan kembali. dan hanya orang yang mengambil pelajaran yang akan menemukan makna atas kehadirannya. Ya Allah, jadikan saudara, sahabat, temanku ini menjadi orang yang mempu menjadikan tiap umurnya adalah nafas-nafas perjuangan Dien-Mu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: